Kronik
  • Register

YOGYAKARTA, balaibahasa.org - Dalam rangka mendukung gerakan literasi, Balai Bahasa DIY menyelenggarakan lomba kebahasaan dan kesastraan 2017. Lomba tersebut, antara lain penulisan puisi bagi remaja (brosur unduh di sini), penulisan esai dan cerpen bagi remaja (brosur unduh di sini), dan lomba penulisan cerita anak bagi guru PAUD/TK (brosur unduh di sini). Seluruh lomba yang diselenggarakan dikhususkan untuk masyarakat DIY. Untuk informasi lengkap, silakan menghubungi panitia lomba di Balai Bahasa DIY, Jalan I Dewa Nyoman Oka 34, Yogyakarta, telepon (0274) 562070 (adm)

YOGYAKARTA, balaibahasa.org – Minggu pagi (2/4), kantor Balai Bahasa DIY, dipadati tidak kurang dari 350 siswa peserta Bengkel Bahasa dan Sastra 2017 dari kabupaten Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Para peserta Bengkel Bahasa dan Sastra pada hari itu (Minggu-red) mengikuti orientasi lapangan di Desa Wisata Ledok Sambi, Kaliurang.

Read more...

YOGYAKARTA, balaibahasa.org -- Panitia penyelenggara lomba penulisan dongeng/cerita anak untuk guru TK/PAUD, Balai Bahasa DIY, telah menyelesaikan seleksi pada tanggal 11 Oktober 2016. dan menetapkan nomine (unduh di sini). Para nomine harus hadir pada hari Jumat, 14 Oktober 2016, pukul 09.00, di Balai Bahasa DIY, untuk acara taklimat (technical meeting). (red)

YOGYAKARTA, balaibahasa.org -- Sekolah Menulis "Sabtu Sore" akan dimulai 8 Oktober 2016. Berkaitan dengan hal tersebut, pengelola Sekolah Menulis "Sabtu Sore" telah selesai menyeleksi berkas syarat pendaftaran. Hasil seleksi dapat diunduh di sini. (Kelas Cerpen/Kelas Esai) (red).

Read more...

02672369
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
488
504
488
140713
24200
23180
2672369
Your IP: 54.196.72.162
2017-10-22 13:12

Tentang Balai Bahasa DIY

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka. Setelah merdeka, pemerintah memandang perlu untuk mendirikan sebuah lembaga yang bertugas menangani masalah bahasa. Oleh karena itu, pada Juni 1947, dibentuk Panitia Pekerja Bahasa Indonesia, diketuai K.R.T. Amin Singgih. Namun, akibat peristiwa politik saat itu, Panitia Pekerja Bahasa Indonesia tidak segera dapat bekerja karena pusat pemerintahan berpindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Setelah pusat pemerintahan berada di Yogyakarta, panitia tersebut mulai bekerja dan pada Februari 1948 berhasil membentuk sebuah lembaga bernama Balai Bahasa.  Selengkapnya