Beranda
  • Register

Regulasi

Produk

Pengumuman

Organisasi

Pedoman & Acuan

Laporan

Rencana & Program

Standar Layanan

Tokoh

YOGYAKARTA, balaibahasa.org  -- Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa dan Sastra dan Gerakan Cinta Bahasa Indonesia (GCBI) 2017, Balai Bahasa DIY menyelenggarakan Pelatihan Menulis Esai (Kritik) Sastra. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17--19 Oktober 2017, pukul 13.00--17.00. Bertempat di ruang Sutan Takdir Alisyahbana, Balai Bahasa DIY, Balai Bahasa DIY menghadirkan Asef Syaeful Anwar, Tia Setiadi, dan Anindita S. Thayf sebagai narasumber. Peserta terbuka untuk pelajar dan mahasiswa. Jumlah peserta hanya 50 orang. Peserta tidak dipungut biaya (gratis). Peminat dapat mendaftarkan diri sebagai peserta di sini. Tautan akan dinon aktifkan sewaktu-waktu bila peserta telah memenuhi target.

YOGYAKARTA, balaibahasa.org -- Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 dan Gerakan Cinta Bahasa Indonesia, Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Sanggar Sastra Indonesia Yogyakarta (SSIY) menyelenggarakan kegiatan "Belajar Seni Deklamasi Puisi". Bertempat di ruang Sutan Takdri Alisyahbana (lanti 2), Balai Bahasa DIY, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Oktober 2017, pukul 13.00 -- 17.00. Sastrawan Hamdy Salad dihadirkan untuk memberikan materi mengenai seni deklamasi puisi. Peserta terbuka untuk pelajar dan mahasiswa dan tidak dipungut biaya (gratis). Jumlah peserta hanya 50 orang. Bagi peminat dapat mendaftarkan diri sebagai peserta di sini. Tautan pendaftaran akan dinon aktifkan sewaktu-waktu bila jumlah peserta telah memenuhi target.**

Galeri

Tautan

02674832
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1153
860
2951
140713
26663
23180
2674832
Your IP: 54.80.236.48
2017-10-24 18:21

Grafik Pengguna Layanan Balai Bahasa DIY Tahun 2017

 Pengunjung Perpustakaan

Peserta UKBI

Layanan Konsultasi

Tentang Balai Bahasa DIY

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka. Setelah merdeka, pemerintah memandang perlu untuk mendirikan sebuah lembaga yang bertugas menangani masalah bahasa. Oleh karena itu, pada Juni 1947, dibentuk Panitia Pekerja Bahasa Indonesia, diketuai K.R.T. Amin Singgih. Namun, akibat peristiwa politik saat itu, Panitia Pekerja Bahasa Indonesia tidak segera dapat bekerja karena pusat pemerintahan berpindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Setelah pusat pemerintahan berada di Yogyakarta, panitia tersebut mulai bekerja dan pada Februari 1948 berhasil membentuk sebuah lembaga bernama Balai Bahasa.  Selengkapnya