Tokoh
  • Register

Bakdi Soemanto dilahirkan di Solo, Jawa Tengah, tanggal 29 Oktober 1941. Selain dikenal sebagai dosen dan penggiat kebudayaan, ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Yogyakarta (1979--1989), sering diundang sebagai tenaga ahli teater dalam pertemuan Teater ASEAN di Singapura (1990) atau pertemuan SPAFA-ASEAN (1991, 1992 di Bangkok; dan 1993 di Singapura).

Kegiatan itu tidak menelantarkan kegiatan pokoknya sebagai pengajar tetap di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra UGM, yang juga menjadi almamaternya,

karena dia menyelesaikan S-1-nya di Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra (1977) ,mengikuti ”American Studies Program” di Universitas Indonesia (1982), mengikuti ”American Studies Program” di Universitas Indonesia (1982), dan S-2 di Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Pascasarjana (1985). Ia pernah mengajar di IKIP Sanata Dharma (1971—1979), Akademi Kewanitaan Yogyakarta (1976—1979), Akademi Bahasa Asing Kumendaman Yogyakarta (1979—1982), Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Solo (1979—1982), dan Oberlin College dan Northern Illinois University, AS (1986—1987). Selain itu, ia juga pernah menjadi redaktur Basis (1965--1967), Mahasiswa Indonesia Edisi Jawa Tengah (1966—1969), Praba (1971--1976), dan Semangat (1975—1979).
Ia menikah dengan Lana Anini Indrayanti dan dikaruniai tiga orang anak. Di balik semua kegiatannya yang begitu banyak, ia tidak pernah meninggalkan hobinya: mengarang. Kumpulan cerpennya,  di antaranya, berjudul Dr. Plimin (1979) dan Bibir (2002).   Cerpen “Doktor Plimin” sebenarnya pernah dipublikasikan dalam kumpulan cerpen Doktor Plimin sampai Kartu Natal yang diterbitkan tahun 1979. Kini, cerpen Doktor Plimin itu kembali diterbitkan dengan menambah cerpen-cerpen lainnya, mulai dari tahun 1979 hingga  1993. Secara keseluruhan ada 11 cerpen dalam kumpulan itu. Kebanyakan dalam cerpen-cerpen yang ditulis oleh Soebakdi Soemanto berlatar belakang tentang kehidupan keseharian orang-orang di sekitarnya, seperti cerpen Kaki, Pensiun, Kompor Gas, Foto atau juga cerpen Lapangan Bermain untuk Krishna, tetapi ada juga dua cerpen terakhir yang berlatarbelakang cerita wayang, yakni cerpen Gatotkaca dan Karna.  Selain itu, dua cerpennya berjudul “Zowan” dimuat di dalam antologi bersama Perempuan Bermulut Api (2009) dan “Bardas” dimuat dalam Pesta Tulisan 1977, Produksi ke-7 Pabrik Tulisan.
Pada bulan April 2011, bertempat di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM, Yasayo (Yayasan Sastra Yogya) bekerja sama dengan KMSI, menganugerahkan Hadiah Sastra Yasayo kepada Soebakdi Soemanto atas prestasi yang dicapai di bidang kepakaran ilmu sastra.

02913084
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
294
425
1331
384880
10474
16434
2913084
Your IP: 54.162.159.33
2018-09-26 13:54