Beranda
  • Register

Regulasi

Produk

Pengumuman

Organisasi

Pedoman & Acuan

Laporan

Rencana & Program

Standar Layanan

Tokoh

YOGYAKARTA, balaibahasa.org - Balai Bahasa DIY melalui Sanggar Sastra Indonesia Yogyakarta (SSIY) menyelenggarakan pelatihan menulis cerpen bagi remaja (pelajar dan mahasiswa). Pelatihan dilaksanakan 2 kali, yakni setiap hari Jumat, tanggal 7 dan 21 Juli 2017, pukul 13.00-17.00, di Balai Bahasa DIY, jalan I Dewa Nyoman 34 Yogyakarta. Tutor pelatihan kali ini adalah Eko Triono (penulis kumpulan cerpen "Agama Apa yang Pantas Bagi Pohon-Pohon") dan Ikun Eska (cerpenis, akademisi, kritikus sastra). Adapun persyaratan keikut sertaan Pelatihan Menulis Cerpen, sebagai berikut

1. peserta berstatus pelajar/mahasiswa;
2. peserta mengisi formulir pendaftaran;
3. peserta wajib mengikuti pelatihan secara penuh, selama 2 kali berturut-turut; dan
4. peserta tidak dipungut biaya.

Pendaftaran (tautan/link dihapus) akan ditutup setiap saat bila jumlah peserta telah mencapai 40 orang. Bagi peserta yang megikuti pelatihan secara penuh (2 kali) akan diberikan sertifikat keikut-sertaan. Informasi selengkapnya, silakan kontak melalui nomor 082137281221 (SMS/WA).

 

 

YOGYAKARTA, balaibahasa.org - Panitia Pemilihan Duta Bahasa DIY 2017 telah menetapkan 15 pasang calon Duta Bahasa yang lolos seleksi tahap II. Berita acara penetapan, lampiran keputusan, dan jadwal seleksi tahap III dapat diunduh di sini. Untuk informasi selengkapnya, silakan menghubungi panitia di (0274) 562070, atau 081328537092 (Wening HP.)

Galeri

Tautan

02584741
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
366
439
1600
52910
20697
20518
2584741
Your IP: 54.198.196.102
2017-06-27 15:49

Grafik Pengguna Layanan Balai Bahasa DIY Tahun 2017

 Pengunjung Perpustakaan

Peserta UKBI

Layanan Konsultasi

Tentang Balai Bahasa DIY

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka. Setelah merdeka, pemerintah memandang perlu untuk mendirikan sebuah lembaga yang bertugas menangani masalah bahasa. Oleh karena itu, pada Juni 1947, dibentuk Panitia Pekerja Bahasa Indonesia, diketuai K.R.T. Amin Singgih. Namun, akibat peristiwa politik saat itu, Panitia Pekerja Bahasa Indonesia tidak segera dapat bekerja karena pusat pemerintahan berpindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Setelah pusat pemerintahan berada di Yogyakarta, panitia tersebut mulai bekerja dan pada Februari 1948 berhasil membentuk sebuah lembaga bernama Balai Bahasa.  Selengkapnya